Cuplikan Chapter ini
Matahari sore menyapukan bias keemasan yang lembut ke atas atap-atap rumah bambu dan deretan petak sawah yang menghijau di Desa Sukamaju Waktu berjalan begitu cepat tanpa terasa empat puluh tahun sudah berlalu sejak hari-hari penuh ketegangan ancaman penggusuran korporasi dan badai konflik sosial yang nyaris merobek persatuan tanah leluhur tersebut Di teras depan rumah Ki Jabar yang kini telah direnovasi menjadi bangunan semi-permanen yang asri dan dikelilingi taman bunga rimbun suasana