Cuplikan Chapter ini
Matahari sore baru saja bergeser ke barat menyisakan bias jingga kemerahan yang memantul di atas genangan air payau sisa rob di sepanjang jalan utama Desa Muara Di bawah naungan pohon ketapang yang rindang berdiri sebuah bangunan semipermanen berdinding bilik bambu yang dicat hijau pudar Papan nama gantung bertuliskan Warung Kopi Mak Enah berayun pelan ditiup angin laut mengeluarkan derit berkarat yang bersahutan dengan suara bising radio transistor tua memutar tembang dangdut lawas Tem