Cuplikan Chapter ini
Fajar menyingsing di atas kawasan Demak pada pukul setengah lima pagi memancarkan cahaya keemasan yang lembut di balik sela-sela kubah hijau Pesantren Al-Barokah Udara pagi terasa begitu sejuk membawa aroma embun khas pedesaan yang menenangkan setelah malam sebelumnya diliputi ketegangan akibat putusan sela pengadilan Di halaman pesantren yang luas suasana masih tampak lengang hanya terdengar suara sapu lidi dari beberapa santri senior yang membersihkan dedaunan kering di trotoar jalan