Cuplikan Chapter ini
Siang itu koridor gedung fakultas terasa lebih lengang daripada biasanya Matahari jatuh miring melalui deretan jendela tinggi di sisi bangunan membentuk bidang-bidang cahaya di atas lantai keramik yang sudah kusam oleh jejak ribuan mahasiswa selama bertahun-tahun Raka berdiri beberapa detik di depan sebuah pintu kayu dengan papan nama kecil bertuliskan Dr Hendra menggenggam map berisi draf Bab 1 sampai Bab 3 yang sudah ia cetak dan jilid sederhana Tidak ada lagi kebiasaan lama berupa m