Cuplikan Chapter ini
Malam sudah lewat pukul sepuluh ketika Raka duduk di bangku plastik yang salah satu kakinya sedikit lebih pendek daripada yang lain membuat permukaannya terus bergoyang setiap kali ia menggeser tubuh Warkop di dekat kosnya masih ramai seperti biasa meskipun sebagian besar mahasiswa yang datang sudah berganti menjadi penghuni shift malam yang membawa laptop pekerja lepas yang menunggu pesanan dan beberapa anak kampus yang belum ingin kembali ke kamar masing-masing Lampu putih panjang yan