Cuplikan Chapter ini
Jam istirahat membuat kantin fakultas seperti sebuah ruangan yang kehilangan kemampuan untuk bernapas Meja-meja panjang hampir seluruhnya terisi kursi plastik bergeser dan beradu dengan lantai setiap kali seseorang datang membawa nampan sementara suara percakapan bertumpuk dengan bunyi sendok yang mengetuk mangkuk dan suara pedagang memanggil pesanan dari balik etalase Di antara keramaian itu Bimo duduk sendirian di ujung meja dekat tiang beton sebuah botol air mineral terbuka di depann