Cuplikan Chapter ini
Kamar itu kembali tenggelam dalam gelap setelah pintu ditutup perlahan oleh Laras Cahaya kuning dari lampu teras yang sempat menyelinap melalui celah pintu menghilang sedikit demi sedikit menyisakan garis tipis yang akhirnya lenyap ketika daun pintu benar-benar rapat pada kusennya Untuk beberapa detik tidak ada seorang pun yang bergerak Laras berdiri di dekat pintu sambil membiarkan matanya menyesuaikan diri dengan kegelapan sementara Raka duduk di sisi kasur dengan tubuh meringkuk ked