Cuplikan Chapter ini
Malam sudah lewat tengah ketika Raka membuka matanya untuk kesekian kaliKamar kos itu tetap sama seperti satu jam sebelumnya bahkan mungkin dua jam sebelumnya Langit-langit putih kusam dengan satu noda lembap di dekat sudut masih menggantung diam di atasnya Kipas angin kecil di atas lemari berputar dengan suara yang tidak teratur kadang mendengung panjang kadang seperti tersendat sebelum kembali berputar Di luar jendela suara motor sesekali melintas di gang depan kos lalu menghilang