Cuplikan Chapter ini
Pukul delapan kurang seperempat pagi Hall Utama Auditorium PTN sudah dipenuhi suara-suara yang saling bertumpuk Dengung pendingin ruangan terdengar konstan dari balik langit-langit bercampur dengan gesekan kaki kursi bunyi kertas yang dibolak-balik dan percakapan para panitia yang sejak tadi mondar-mandir memastikan seminar lintas kampus itu benar-benar siap dibuka Jajaran kursi berbalut kain merah tersusun rapi menghadap panggung utama sementara sebuah spanduk besar bertuliskan ucapan