Cuplikan Chapter ini
Malam berikutnya terasa lebih sunyi daripada biasanyaBukan karena lingkungan kos benar-benar tenang Dari kamar sebelah masih terdengar suara video yang diputar terlalu keras Di luar jendela motor sesekali melintas Seseorang di ujung lorong berbicara melalui telepon dengan suara setengah berbisik Kipas angin di sudut kamar Raka masih berputar dengan bunyi yang tidak beraturan Namun di tengah semua suara itu ada satu hal yang membuat malam tersebut terasa jauh lebih hening daripada bias