Cuplikan Chapter ini
Senja turun perlahan di taman belakang seolah langit sengaja menahan dirinya beberapa menit lebih lama sebelum benar-benar menyerahkan kampus kepada malam Warna jingga yang sejak tadi menggantung di antara sela-sela daun mulai kehilangan kehangatannya berubah tipis menjadi ungu pucat di kejauhan Dari arah gedung utama terdengar suara langkah mahasiswa yang satu per satu meninggalkan kelas suara motor yang dinyalakan dan sesekali tawa yang memantul di lorong terbuka sebelum hilang tertel