Cuplikan Chapter ini
Rombongan Tamu yang Membawa Kepastian Hari yang dinanti-nanti dengan penuh kesabaran doa-doa sepertiga malam dan air mata kepasrahan itu akhirnya tiba juga di bawah langit Desa Sukamaju yang cerah Suasana di halaman rumah panggung Kyai Ahmad tampak jauh lebih hidup semarak dan penuh berkah dibanding hari-hari biasanya Deretan kursi tamu berhias pita putih tertata rapi di bawah tenda terpal yang dipasang bergotong royong oleh para pemuda karang taruna sejak pagi buta Aroma masakan tradi