Cuplikan Chapter ini
Arti Sejati dari Rasa Aman Malam hari di Desa Sukamaju menghadirkan keheningan yang syahdu Udara dingin pegunungan merayap pelan melalui celah-celah jendela kayu rumah panggung Kyai Ahmad Di dalam kamarnya yang diterangi cahaya lampu minyak temaram Shasmira duduk bersila di atas ranjang bambu Di hadapannya sebuah buku harian terbuka lebar namun pena di tangannya urung menorehkan tinta Pikirannya melayang jauh merenungkan kembali setiap interaksi dan perjalanan batin yang telah ia lal