Cuplikan Chapter ini
Riuh Lamaran di Rumah Kepala Desa Matahari sore di Desa Sukamaju memantulkan rona keemasan yang hangat di atas genting-genting rumah panggung kayu milik Kepala Desa Kyai Ahmad Namun kehangatan cuaca sore itu seolah kontras dengan atmosfer di dalam ruang tamu rumah tersebut Bau kayu jati tua bercampur aroma wangi melati yang disebar di sudut ruangan menyambut siapa saja yang melangkah masuk Di atas meja ukir Jepara berderet nampan-nampan hantaran berisi kue tradisional kain sutra berlipa