Cuplikan Chapter ini
Menanti Hari yang Diberkahi---Pagi hari di Desa Sukamaju menyingsing dengan keindahan yang begitu menenteramkan jiwa manakala kabut tipis perlahan terangkat dari puncak bukit dan membiarkan sinar mentari keemasan menghangatkan pelataran rumah-rumah penduduk Keesokan paginya berita mengenai niat baik Arkan mulai tersiar secara terbatas di antara keluarga dekat dan para tetua surau yang senantiasa menjaga keharmonisan desa Suasana di sekitar kediaman Kyai Ahmad terasa berbeda dari hari-hari