Cuplikan Chapter ini
Ketukan Pintu dari Masa Lalu Sore itu langit Desa Sukamaju dihiasi oleh rona jingga keemasan yang perlahan meredup digantikan kedatangan senja Begitu pintu kayu dibuka separuh embusan angin sore menyambut wajah Shasmira membawa aroma khas petrikor dari tanah basah dan wangi kayu gaharu yang lembut Di ambang pintu berdiri seorang pemuda berpostur tegap dengan balutan kemeja flanel gelap dan jaket kulit usang yang mencerminkan perjalanan panjangShasmira terpaku di tempatnya berdiri jema