Cuplikan Chapter ini
Komitmen Suci Tanpa Janji-Janji Palsu Sore itu di bawah temaram cahaya matahari yang mulai tenggelam di balik punggung Gunung Sukamaju suasana di beranda rumah panggung Kyai Ahmad terasa jauh lebih syahdu dari biasanya Aroma teh melati hangat yang baru diseduh menguar lembut di udara berpadu dengan desiran angin pegunungan yang menyejukkan Di sanalah Arkan duduk berhadapan langsung dengan Shasmira memecah kesunyian yang sejak tadi menyelimuti ruang terbuka tersebut dengan ketulusan yang