Cuplikan Chapter ini
Kepulangan yang Membawa Misi Akademik dan Rindu---Suasana di serambi surau kecil di ujung perkampungan nelayan itu terasa semakin hangat ketika angin laut malam berembus pelan membawa aroma garam dan ketenangan Di atas meja kayu yang beralas taplak kain sederhana secangkir teh jahe hangat mengepulkan uap putih tipis menemui malam yang kian larut Setelah pertemuan tak terduga yang menguak kembali lembaran masa lalu yang terkubur belasan tahun Shasmira Farhan dan Arkan kini duduk bersama