Cuplikan Chapter ini
Ketika Desa Sukamaju Masih Bernapas dalam Kesederhanaan Malam setelah perbincangannya yang panjang dengan sang Ayah di serambi rumah tidur Shasmira tidak begitu nyenyak Bayangan kalung perak berliontin kunci tua yang tersimpan di dalam peti kayu tua terus berkelebat di benaknya menarik kesadarannya mundur jauh ke lorong waktu masa kecil yang selama ini terabai di balik kabut ingatanDi dalam kamar kecilnya yang diterangi cahaya lampu minyak temaram Shasmira terbangun tepat pukul tiga pagi