Cuplikan Chapter ini
Desakan Keluarga dan Lamaran Mewah di Desa Matahari pagi baru saja menyembulkan sinarnya di balik punggung bukit Desa Sukamaju menyapu embun yang masih menempel di pucuk-pucuk daun pisang dan halaman rumah panggung Kyai Ahmad Suasana desa yang biasanya tenang dan damai mendadak diwarnai oleh kehebohan yang tidak biasa Dari ujung jalan utama desa deretan mobil mewah berpelat nomor kota kabupaten tampak beriringan memasuki kawasan perkampungan memecah keheningan pagi dengan suara mesin mob