Cuplikan Chapter ini
Matahari sore di kaki Gunung Manglayang menyapukan cahaya keemasan terakhirnya ke atas dedaunan pinus yang bergoyang lembut diterpa angin pegunungan Udara terasa begitu dingin membawa serta aroma khas tanah basah dan dedaunan kering yang khas dari lereng gunung Di beranda belakang rumah peristirahatan mereka yang menghadap langsung ke lembah hijau suasana begitu hening seolah alam sendiri ikut menahan napas menyaksikan detik-detik paling rapuh sekaligus paling sakral dalam perjalanan hid