Cuplikan Chapter ini
Matahari pagi menembus celah-celah tirai linen berwarna putih gading di ruang keluarga rumah Ghazy dan Samaira memantulkan bias cahaya hangat yang menyapu lantai kayu jati yang bersih Suasana pagi itu terasa begitu hidup diwarnai oleh keheningan yang sesekali dipecah oleh suara gumaman renyah dari seorang bayi mungil berusia beberapa bulan yang tengah berbaring di atas playmat empuk berwarnakan pastel Udara di dalam rumah berhembus lembut lewat ventilasi terbuka membawa wangi khas minyak