Cuplikan Chapter ini
Malam qiyamul lail merengkuh sudut rumah minimalis mereka dengan dekapan keheningan yang sarat akan limpahan rahmat Jam dinding antik di ruang keluarga menunjuk pukul tiga dini hari memancarkan detak pelan yang berpadu dengan suara embusan angin subuh menyapa ventilasi kaca Udara sejuk sisa hujan gerimis malam tadi meresap lembut ke dalam kamar utama membawa aroma kayu gaharu yang dibakar perlahan dari atas meja hias sudut ruangan Di atas sajadah panjang berwarna hijau lumut yang terbent