Cuplikan Chapter ini
Malam Minggu yang syahdu menyelimuti kawasan perumahan minimalis tempat Ghazy dan Samaira merajut hari-hari pernikahan mereka Selepas menunaikan salat Isha berjemaah di ruang keluarga suasana rumah terasa begitu hangat dan menenangkan Lampu gantung kuning temaram memancarkan pendar lembut ke atas meja kayu jati tempat cangkir teh chamomile dan sepiring kue basah tradisional tersaji rapi Setelah badai sengketa lahan Sanggar Lentera Harapan berhasil diselesaikan dengan kepala dingin bebera