Cuplikan Chapter ini
Matahari sore merangkak turun di ufuk barat kota membiaskan cahaya jingga kemerahan yang menembus celah-celah jendela kaca ruang keluarga Jam dinding antik berbandul kayu jati di sudut ruangan menunjukkan pukul empat lewat empat puluh lima menit berdetak pelan mengisi keheningan rumah minimalis Ghazy dan Samaira Udara di dalam ruangan terasa hangat berpadu dengan aroma teh chamomile yang baru saja diseduh di atas meja nakas kayu Di atas karpet beludru tebal berwarna abu-abu muda putra