Cuplikan Chapter ini
Matahari sore merayap turun perlahan di ufuk barat kota memancarkan bias cahaya jingga temaram yang menembus tirai putih tipis jendela kamar perawatan VIP Rumah Sakit Harapan Insani Jam dinding melingkar di atas pintu menunjukkan pukul empat sore lewat tiga puluh menit berdetak pelan menyertai kesunyian yang menyayat hati di dalam ruangan tersebut Udara di dalam kamar terasa sejuk berkat pendingin ruangan namun atmosfir di sekitarnya dipenuhi oleh ketegangan emosional dan keheningan yang