Cuplikan Chapter ini
Suasana dini hari di sudut kota Yogyakarta selalu menghadirkan keheningan yang begitu magis seolah waktu berhenti sejenak untuk memberi ruang bagi hamba-hamba-Nya bermunajat dalam sunyi Jam dinding tua di ruang tamu pondok pesantren menunjukkan pukul 0315 WIB Udara dingin bulan Agustus meresap lewat celah-celah ventilasi kayu membawa aroma embun pagi yang bercampur dengan wangi sisa kayu gaharu dari dupa yang dibakar malam tadi Di bawah temaram lampu belajar bercahaya kuning hangat seo