Cuplikan Chapter ini
Matahari sore baru saja merosot di balik deretan perumahan asri menyisakan bias jingga tua yang merayap menembus kaca jendela ruang keluarga Udara di dalam rumah mungil Ghazy dan Samaira terasa begitu hening dihangatkan oleh cahaya lampu gantung berpendar kuning lembut yang baru saja dinyalakan Di atas meja kayu jati sebuah cangkir teh chamomile yang mengepulkan uap tipis dibiarkan mendingin perlahan menemani keheningan yang menyelimuti ruangan tersebut selepas salat Asar berjemaahSama