Cuplikan Chapter ini
Malam semakin larut merengkuh kawasan perumahan minimalis tempat Ghazy dan Samaira merajut hari-hari penuh ujian Jam dinding di ruang keluarga menunjukkan pukul dua belas malam lewat sepuluh menit memancarkan detak pelan di tengah kesunyian kota yang membeku Udara dingin sisa angin malam berhembus pelan melalui celah ventilasi membawa serta aroma dedak basah dari halaman luar setelah hujan gerimis mengguyur sore tadi Di dalam kamar utama lampu tidur berwarna kuning temaram memancarkan p