Cuplikan Chapter ini
Pagi hari di kawasan perumahan sederhana di kaki Gunung Manglayang datang dengan limpahan cahaya matahari lembut yang menembus sela-sela kabut tipis sisa hujan semalam Di halaman depan rumah Ghazi Arkana dan Samaira suasana tampak tidak seperti biasanya Jika biasanya hari-hari mereka diwarnai kesunyian tegang dan kesibukan investigasi darurat seorang diri pagi ini halaman tersebut diramaikan oleh kehadiran orang-orang berwajah teduh yang datang membawa kehangatan nyataBeberapa kendaraan