Cuplikan Chapter ini
Kapal boat kayu milik Pak Atep berguncang hebat dihempas gelombang pasang yang kian mengamuk gila Di atas permukaan laut utara yang hitam pekat badai gaib sisa hancurnya kekuatan Winarsih terus berputar mematikan batin Jukung sekoci darurat yang mereka tumpangi terombang-ambing liar di antara gulungan ombak raksasa yang tingginya mencapai sepuluh meter Keenam alumni Universitas Nasional yang berada di atas dek hanya bisa pasrah mencengkeram erat apa saja yang bisa ditahan oleh raga merek