Cuplikan Chapter ini
Danu Bagus Sembunyi cepat bisik seutas suara parau yang mendadak muncul dari kegelapan lorong merahBagus langsung menghentikan langkah kakinya yang gemetar hebat menahan berat tubuh batu Intan Parang tuanya kembali terangkat tinggi ke udara dengan sisa tenaga yang kian menipis drastis Danu menghalang di depan tangan kanannya memegang erat kunci karatan Kurnia yang berpendar biru kehijauan sementara Supri berjaga di belakang Danu sambil mencengkeram erat kunci inggris dari kotak perka