Cuplikan Chapter ini
Jeritan Winarsih yang melengking dari arah makam tanah merah gundul bergema menembus dinding-dinding Villa Winarsih menciptakan getaran yang membuat lampu minyak di lantai atas padam seketika Di dalam kamar yang gelap Bagus menyadari bahwa situasi telah mencapai titik didih Yayan yang berada di balik pintu mulai menggedor dengan kekuatan yang tidak manusiawi kayu jati setebal lima sentimeter itu mulai retakDanu berhasil Dia pasti sudah melakukan sesuatu di bawah seru Bagus kepada Ijul