Cuplikan Chapter ini
Malam di Pulau Sembah seolah tidak pernah berakhir Jam dinding di aula utama berdentang lambat setiap suaranya terasa seperti paku yang dipukulkan ke peti mati Setelah penemuan mengerikan di gudang bawah tanahkoper-koper yang menjadi saksi bisu hilangnya rekan kampus mereka Riansuasana di dalam villa berubah menjadi paranoia massal Supri masih meringkuk di sudut dengan tatapan kosong sementara Bagus berjaga di depan pintu dengan parang yang tak lepas dari genggamannyaDanu tidak bisa