Cuplikan Chapter ini
Semburan cairan asam berwarna merah kehitaman dari rawa bawah tebing terus meluap di sekeliling Danu Jalur terowongan kuil rahasia telah runtuh total memisahkannya secara absolut dari rombongan Bagus yang lari ke arah hutan tengah Danu terduduk lemas di atas ubin batu karang yang terus berdenyut mengikuti denyutan gaib dari pusat jantung pulau Kotak kayu hitam di dekapannya memancarkan hawa panas yang membakar seluruh telapak tangannya hingga mengeluarkan aroma daging terbakarNapas Danu