Cuplikan Chapter ini
Matahari sore baru saja meluncur turun di ufuk barat kota metropolitan menyemburkan bias jingga kemerahan yang menembus jendela kaca setinggi lantai di ruang keluarga rumah kediaman keluarga besar Hidayat Suasana di dalam rumah mewah berlapis marmer itu terasa begitu kontras dengan kesederhanaan suasana pesantren tempat Hidayat menghabiskan hari-harinya selama setahun terakhir Di atas sofa kulit berwarna hitam legam yang empuk Hidayat duduk bersanding dengan kedua orang tuanya Ayahanda H