Cuplikan Chapter ini
Malam di lingkungan pesantren tidak pernah benar-benar sunyi bagi orang yang baru saja menanggalkan kenyamanan hidup kota Di dalam sebuah kamar asrama berukuran empat kali lima meter bau khas kayu lapuk kapur barus dan lembaran kertas kitab kuning menguar pekat memenuhi udara Di sudut ruangan di atas selembar kasur lantai tipis yang telah menipis busanya Hidayat merebahkan punggungnya yang terasa remukSudah sebulan penuh ia meninggalkan rumah mewahnya AC dingin di ruang tamu kasur p