Cuplikan Chapter ini
Matahari pagi belum sepenuhnya menyingkap kabut tipis yang menyelimuti komplek Pondok Pesantren Al-Hikmah di sebuah sudut pedesaan Jawa Timur Suara santri-santri yang melantunkan ayat suci Al-Quran dari bilik-bilik bambu berpadu dengan derik jangkrik dan embusan angin dingin lereng gunung Di salah satu kamar sederhana berukuran tiga kali tiga meter Hidayat duduk bersila di atas tikar pandan usangDi hadapannya terbentang sebuah kitab kuning berukuran besar dengan sampul kertas karton tebal