Cuplikan Chapter ini
Malam itu angin malam dari celah ventilasi kamar santri putri Pondok Pesantren Al-Hidayah berembus pelan membawa aroma dupa kemenyan tipis dan desir dedaunan dari pohon mangga di halaman asrama Di dalam ruangan yang hanya diterangi oleh cahaya lampu bohlam kuning remang-remang Ayun duduk bersila di atas dipan kayu beralaskan tikar pandan Di pangkuannya sebuah kitab kuning tebal berjudul Uqud al-Lujain terbuka lebar namun lembarannya tidak lagi ia baca Tatapannya menerawang jauh menemb