Cuplikan Chapter ini
Matahari sore baru saja tergelincir di balik punggung bukit menyisakan bias jingga keemasan yang memantul di genting-genting bangunan pesantren Di halaman utama kompleks santri putra kesibukan sore mulai mereda digantikan oleh suara rintihan pelan dari beberapa ekor burung merpati yang kembali ke sangkar merekaHidayat baru saja selesai melipat sajadah kecilnya di sudut serambi masjid seusai menunaikan salat ashar berjemaah Ia merapikan peci hitamnya lalu berniat kembali ke kamar asrama