Cuplikan Chapter ini
Suara ketukan kayu yang keras dari bilik pengurus asrama berpadu dengan deru angin malam yang menderu di celah-celah dinding papan kamar blok C-5 Pondok Pesantren Mambaul Ulum Hidayat duduk bersila di atas selembar tikar pandan yang mulai menipis menatap selembar kitab kuning berjudul Talim Mutaallim yang terbuka di hadapannya Cahaya lampu bohlam lima watt yang menggantung lemah di tengah ruangan memantulkan bayangan panjang di dinding kayu yang dipenuhi coretan jadwal piket santri Di lua