Cuplikan Chapter ini
Angin sore berhembus lembut melewati rimbunnya dedaunan mangga di halaman belakang ndalem Pondok Pesantren Al-Hidayah Aroma wangi bunga melati yang ditanam di dalam pot-pot tanah liat berpadu dengan bau basah tanah sisa penyiraman menyebar ke sekeliling teras belakang Di tempat itulah Siti Qurrota Ayunputri kesayangan Kiai Zainal Abidin dan Nyai Zubaidahduduk tenang di atas kursi kayu jati berukir memangku sebuah kitab tafsir klasik sambil sesekali mencatat beberapa faidah penting denga