Cuplikan Chapter ini
Pukul setengah satu siang lewat sepuluh menit terik matahari yang hangat memancarkan bias keemasan yang lembut di atas kompleks pesantren dan dusun sekitarnya Halaman luas pesantren yang dulunya sempat menjadi titik ketegangan saat demonstrasi massa dan sengketa hukum kini telah berubah total menjadi arena pesta kerukunan warga yang meriah semarak namun tetap mempertahankan kesahajaan khas pedesaan Di bawah naungan rindangnya pohon ketapang besar deretan meja panjang tertata rapi dipe