Cuplikan Chapter ini
Udara sepertiga malam terakhir merayap menembus dinding-dinding kayu kamar asrama pesantren membawa serta embusan angin dingin yang menusuk tulang Pukul 0230 WIB Di luar sana dunia seolah telah mati Tidak ada suara kendaraan tidak ada riuh aktivitas manusia yang tertinggal hanyalah pekatnya kegelapan malam yang menyelimuti kompleks Pondok Pesantren Al-Hidayah diselingi suara jangkrik sesekali dari balik semak belukar ladang wargaBara terbangun seketika tanpa perlu alarm atau panggil