Cuplikan Chapter ini
Suara azan zuhur yang mengalun merdu dari pelantun suara musala pesantren baru saja surut meninggalkan keheningan kudus yang merayap di setiap sudut kompleks bangunan pondok Pukul 1230 WIB Matahari di atas sana berdiri tegak membakar ubun-ubun siapa saja yang berani melangkah keluar tanpa pelindung kepala Di bawah kubah langit yang membiru terang tanpa sehelai pun awan halaman luas pesantren tampak berpendar silau Ubin-ubin keramik putih di selasar musala memantulkan cahaya terik hing