Cuplikan Chapter ini
Malam berada di titik tergelapnya mencengkeram desa dan perbukitan dalam keheningan yang tegang Pukul menunjukkan tepat pukul setengah empat dini hari saat sepertiga malam terakhir membentang luas dalam pelukan dingin yang menusuk tulang Di luar jendela kamar asrama darurat yang terletak di perbatasan selatan langit tampak pekat tanpa bintang sementara embusan angin malam bertiup kencang membawa serta aroma basah dedaunan dan debu pasir dari jalanan luar desaSuasana begitu sunyi hany