Cuplikan Chapter ini
Kegelapan malam menyelimuti tepian lembah Desa Karangtengah dengan pekat yang hampir sempurna tanpa sebutir pun bintang yang tampak bersembunyi di balik gumpalan awan mendung Pukul 0300 WIB Suara gemuruh air yang menghantam bebatuan besar terdengar bersahutan dari kejauhan memecah keheningan sepertiga malam terakhir yang membekukan kulit Di pinggir aliran sungai pegunungan yang membelah hutan bambu di sisi timur pesantren udara terasa begitu dingin menusuk hingga ke sumsum tulang belak