Cuplikan Chapter ini
Pukul 1230 WIB Terik matahari siang di penghujung musim kemarau membakar tanah lapang dan atap seng balai pertemuan Desa Sukamaju dengan sengatan yang begitu kejam Udara di dalam ruangan terbuka berukuran sedang itu terasa pengap dan panas dipenuhi oleh kepulan debu tipis yang beterbangan setiap kali puluhan pasang kaki gelisah bergeser di atas lantai semen kasar Suasana siang yang membara ini bukan sekadar cerminan cuaca alam melainkan simbol yang sangat akurat dari memanasnya suhu emo