Cuplikan Chapter ini
Pukul setengah empat sore lewat sepuluh menit langit di atas kompleks pesantren Desa Cipta Rasa mulai dihiasi oleh semburat jingga kemerahan yang perlahan merayap dari balik punggung bukit barat Angin sore berhembus sepoi-sepoi membawa kesejukan setelah terik matahari siang mulai mereda Di serambi utama pesantren yang menghadap langsung ke taman bunga melati dan halaman rumput hijau yang tertata rapi suasana terasa begitu tenang sakral dan dipenuhi oleh keheningan yang sarat akan makna