Cuplikan Chapter ini
Pukul sepuluh lewat sepuluh menit pagi mentari lereng bukot Desa Cipta Rasa bersinar begitu terang benderang menghujamkan cahaya hangat yang menembus celah-celah jendela kayu balai utama desa Ruangan luas yang biasanya digunakan untuk musyawarah adat itu kini dipadati oleh ratusan warga dari berbagai penjuru dusun berdesakan duduk bersila hingga meluber ke area teras luar Suara bisik-bisik dan desas-desus tegang menggema di dalam ruangan menciptakan gelombang energi kolektif yang sarat